Ngeri! Taliban Larang Pangkas Rambut dan Salon untuk Potong Janggut Pria

  • Share

Suara.com – Pemerintahan Taliban di Afghanistan menghasilkan sejumlah peraturan kontroversial. Salah satunya adalah larangan bagi salon dan pangkas rambut untuk memotong janggut pria.

Yang bikin ngeri, jika ada salon dan pangkas rambut yang ketahuan melanggar aturan tersebut, Taliban tidak akan segan memberikan hukuman!

Melansir BBC, larangan memotong janggut diberlakukan karena mereka, itu melanggar hukum Islam.

Beberapa tukang cukur rambut di ibu kota Kabul mengatakan telah mendapatkan peringatan tersebut.

Baca Juga:
Taliban Disebut Berhasil Eksekusi Mantan Pemimpin ISIS-K, Abu Omar Khorasani

Ilustrasi: Janggut. (Shutterstock)
Ilustrasi: Janggut. (Shutterstock)

“Tidak ada yang berhak untuk mengeluh,” demikian bunyi pemberitahuan yang didapat BBC.

“Mereka (Taliban) terus datang dan memerintahkan kami untuk berhenti mencukur jenggot,” kata seorang tukang cukur di Kabul.

Tukang cukur rambut lain, yang mengelola salah satu salon terbesar di kota itu, mengatakan dia menerima telepon dari seseorang yang mengaku sebagai pejabat pemerintah.

“Salah satu dari mereka mengatakan kepada saya bahwa mereka dapat mengirim inspektur yang menyamar untuk menangkap kami,” katanya.

Selama masa kekuasaan pertama Taliban dari 1996 hingga 2001, kelompok Islam garis keras tersebut melarang gaya rambut flamboyan dan bersikeras mewajibkan pria untuk memelihara janggut.

Baca Juga:
Taliban di Mata Seorang Ibu yang Kehilangan Empat Putranya

Tapi setelah itu – pemerintah Taliban tumbang akibat invasi Barat-, penampilan yang dicukur bersih menjadi populer dan banyak pria Afghanistan pergi ke salon untuk mendapatkan potongan yang modis.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *