Jangan Abaikan, Ini 7 Tanda Anda Mengalami Penggumpalan Darah

  • Share

fashionsista.co – Penggumpalan darah sebenarnya diperlukan oleh tubuh, terutama ketika Anda terluka. Darah harus menggumpal di lokasi luka untuk membantu menghentikan pendarahan. Tapi terkadang, penggumpalan darah terjadi saat tidak dibutuhkan, dan itu bisa menimbulkan masalah—terutama jika terjadi di pembuluh darah dalam di dekat otot Anda.

“Ketika gumpalan darah terbentuk di sistem yang lebih dalam ini, mereka bisa menyakitkan dan sangat berbahaya,” kata Luis Navarro, M.D., pendiri Pusat Perawatan Vena di New York City.

Jenis penggumpalan darah ini disebut deep vein thrombosis atau DVT. Mereka seperti penghalang aliran darah Anda, menyebabkan kemacetan dalam sirkulasi darah.

Hal yang lebih serius bisa terjadi jika DVT terlepas dari tempat terbentuknya dan kemudian menyebar ke paru-paru Anda. Ini bisa menjadi emboli paru, di mana gumpalan darah ini mencegah organ vital Anda mendapatkan oksigen dan darah yang mereka butuhkan. Hal ini akhirnya bisa merusak paru-paru dan organ lainnya, dan berakibat fatal.

Baca Juga:
Terkait Penggumpalan Darah, Waspada 6 Gejala Ini Usai Vaksin AstraZeneca

Beberapa orang lebih rentan terhadap DVT daripada yang lainnya, sehingga penting untuk mengenali gejalanya.

Dilansir dari laman Prevention, berikut adalah tanda-tanda peringatan bahwa telah terjadi penggumpalan darah di dalam tubuh Anda.

1. Bengkak pada salah satu anggota tubuh
Kaki atau lengan yang bengkak adalah salah satu tanda DVT yang paling umum. “Gumpalan darah dapat menghalangi aliran darah yang sehat di kaki, dan darah dapat berkumpul di belakang gumpalan yang menyebabkan pembengkakan,” kata Dr. Navarro.

Masalahnya, orang seringkali mengabaikan pembengkakan kaki sebagai gejala DVT ketika mereka di tengah penerbangan panjang atau selama periode imobilitas. Tapi, Anda patut curiga jika anggota tubuh Anda membengkak tiba-tiba, terutama jika diiringi dengan rasa nyeri.

2. Sakit di kaki atau lengan
Biasanya, nyeri DVT datang sebagai kombinasi dengan gejala lain seperti pembengkakan atau kemerahan, tetapi kadang-kadang bisa berdiri sendiri.

Baca Juga:
Ada Kasus Penggumpalan Darah, Vaksin AstraZeneca Diklaim Tetap Aman

“Sayangnya, rasa sakit akibat penggumpalan darah dapat dengan mudah disalahartikan sebagai kram atau ketegangan otot, itulah sebabnya masalah ini sering tidak terdiagnosis dan sangat berbahaya,” kata Dr. Navarro.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.